Bakal Coba Berhubungan Intim pada Air, Ini yang Kudu Anda Perhatikan!

TABLOIDBINTANG. COM – Pernah melihat adegan film pemainnya pantas beradegan seks dalam cairan? Pernah terpikir untuk melakukannya?

Saat berhubungan syahwat, perasaan basah dan ringan muncul di pikiran, apalagi bila berhubungan seks pada air.

Sekalipun kedengarannya asyik, bercinta ataupun senggama dalam air tak semudah meloncat masuk tambak renang. Bahkan, senggama di air bisa berbahaya untuk beragam alasan.

Tapi jika Anda ingin tetap melakukan senggama di air ada sejumlah petunjuk, kami kutip dari Askmen. com, yang harus Anda perhatikan.

Seksi tapi Aman
Saat berhubungan syahwat di air, Anda langgeng harus mempraktekkan seks damai. Namun, jika pasangan Anda ingin pakai kondom, Anda harus tahu kondom dan air kurang cocok.

Memang belum penuh studi yang menjelaskan hal itu, tapi ini dengan kami tahu: air serta bahan kimia di bak renang akan merusak gaya tahan kondom, jadi jangan terlalu berharap Anda ngerasa terlindungi 100 persen.

Lalu masalah asing, kemungkinan kondom bisa mendadak lepas. Kalau itu sampai terjadi di tengah kealpaan Anda dan si dia sedang seru-serunya bercinta, konsentrasi Anda berdua akan tertahan. Maka, lebih baik siapkan lebih dari satu kondom.

Tetap basah
Kamu pikir karena bercinta dipenuhi bahan cair, senggama dalam air akan mencipta lubrikasi lebih banyak. Well, nggak begitu juga. Air malah membasuh pelumas alami yang keluar dari tubuh rani, yang akibatnya akan membuat seks kurang nikmat. Maka, pakailah pelumas atau pelicin buatan yang tidak larut di air.

Bercinta di minuman mana?
Setuju, setelah masalah kondom serta lubrikasi teratasi. Kini Anda dan si dia jadi beraksi. Jadi Anda ingin bercinta di air yang mana?

Kolam renang: Kolam renang umum jelas tak dianjurkan. Oleh sebab itu, kolam renang di vila pilihan terbaik melakukannya. Masalahnya, zat kimia di tambak renang akan bahaya untuk Anda—bisa mengakibatkan infeksi. Alternatifnya, lakukan oral seks. Jika Anda duduk di sisi kolam renang sedang jiwa dia yang di minuman, lalu biarkan ia melaksanakan oral seks pada Anda. Atau posisi sebaliknya serupa bisa, Anda yang pada air, dia yang di pinggir kolam.

Bak mandi/air pancuran: Jika bak mandi Anda mungil, memilih posisi misionari akan sulit. Tapi jika pada pancuran, posisi seks paling tepat ya, berdiri. Enaknya bercinta di kamar makbul (entah di bak makbul atau pancuran), Anda & si dia tetap lepek namun bagian-bagian sensitif Anda tak kebanyakan kena cairan. Masalahnya, lantai kamar makbul licin. Jangan sampai Kamu terpeleset. Maka, tidak tersedia salahnya menutupi lantai dengan licin dengan bahan nyata.

Di laut/pantai: Hm, air laut dengan asin kurang bersahabat dengan alat kelamin Anda alias Ms. V. Maka, yang terbaik lakukan hand job (HJ). Namun, yang terburuk dari bercinta di miring adalah pasirnya. Entah dengan jalan apa, meski sudah berhat-hati, pasti ada saja pasir yang sederhana di tubuh dan mengganggu. Jadi, sebaiknya mulai pada air lalu akhiri dalam tanah kering. Taruh selimut atau tikar di miring untuk menyelesaikan urusan bercinta yang Anda mulai dalam air. Yang perlu diperhatikan juga, pastikan Anda dan si doi adalah perenang mampu saat bercinta di bahar atau di danau. Tanpa sampai Anda terbawa arus. Lalu ini yang istimewa: seks di depan umum terhitung melanggar peraturan. Oleh karena itu tetap waspada bila mau tetap melakukannya.

Mimpi basah jadi nyata
Merasa runyam dengan urusan bercinta di air? Well, kalau tak mau repot, lulus jadikan air sebagai prefiks alias foreplay saat bercinta. Saling bermesraan di bak mandi, saling membasuh sabun ke tubuh masing-masing, ataupun telanjang berdua di tepi danau, dijamin bisa membangkitkan gairah. Jika sudah begitu, silakan mengakhirinya di tempat kering dan lebih damai.

About the author