Jangan Cuma Basa-Basi, Begini Cara Minta Maaf yang Benar kepada Orang – orang Tersayang Saat Lebaran

TABLOIDBINTANG. COM –┬áTeknologi membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Termasuk untuk urusan minta maaf sambil mengucapkan selamat hari Idulfitri pada momen Lebaran seperti saat ini. Cukup unduh ragam tulisan, foto, atau animasi, lalu bagikan melalui media sosial atau chat , selesai.

Tidak dipungkiri, semakin mudah menyampaikan permintaan maaf, maka semakin terasa hambar. Esensi saling memaafkan yang sesungguhnya pun jadi jauh didapat, kecuali sekadar basa-basi atau formalitas belaka. Tapi untuk orang-orang terdekat, seperti pasangan, orang tua, atau anak, dan juga sahabat, sebaik-baiknya adalah tetap permintaan maaf yang tulus dan dilakukan dengan sebenar-benarnya.

Dilansir dari Psychology Today , ada 7 cara agar permintaan maaf Anda terasa tulus. Dengan demikian, memulai hari yang baru dengan hati yang bersih dan tanpa tersisa amarah benar-benar bisa terwujud. Apa saja langkah-langkah yang bisa dilakukan?

1. Akui kesalahan

Sebutkan saja terus terang kesalahan-kesalahan yang pernah Anda perbuat. Apakah suka marah-marah, kurang perhatian, tidak mengurusi dengan baik, atau mungkin karena jarang silaturahmi, dan lain-lain. Jadikan ini sebagai bahan permintaan maaf Anda.

2. Lakukan dengan kerendahan hati

Tidak dipungkiri, permainan bahasa memiliki peran penting dari tersampaikan suatu pesan. Maka saat hendak memulai permintaan maaf, bertatap muka atau melalui chat/sambungan telepon, awali dengan kata-kata seperti, “Aku minta maaf karena sudah nyakitin kamu”, “Aku salah selama ini, tapi… “, dan semacamnya. Bukan bermaksud memainkan permintaan maaf, melainkan agar permintaan maaf kita lebih bisa diterima.

3. Mintalah maafnya

Jangan terus-terusan berbicara atau menulis chat. Berikan waktu lawan bicara memberikan reaksi atau tanggapan. Bersabarlah dalam mendengarkan responsnya.

4. Jangan pernah berpikir menang atau kalah

Banyak orang meminta maaf atau memberi maaf hanya agar egonya terpenuhi. Yakni, merasa benar dan pihak lainnya salah. Letakkan hubungan baik di atas segala-galanya.

5. Jangan menyalahkan

Sudah rapi awal permintaan maaf, sudah terdengar tulus dan rendah hati, namun semua ini akan sia-sia jika Anda ‘gatal’ menambahkan pesan “Kamu, sih… “, “Makanya… “. Duh, ambyar!

6. Bersiaplah meminta maaf berkali-kali

Pada beberapa kasus, bisa saja seseorang begitu sulit memaafkan kita dan itu terpancar jelas lewat emosinya. Maka jangan menyerah. Yakinkan lagi, ulangi lagi permintaan maaf Anda.

7. Katakan Anda akan berubah

Sambil berusaha meyakinkan, sampaikan pula bahwa Anda akan berubah. Tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, berikut cara atau solusinya. Semoga dengan kesungguh-sungguhan dalam meminta maaf, Anda akan mendapatkan kelegaan dan kedamaian di hati.

About the author