Kala Tak Disadari, Ini 7 Kealpaan Dalam Berhubungan Intim,

Kala Tak Disadari, Ini 7 Kealpaan Dalam Berhubungan Intim,

Ilustrasi (Depositphotos. com)

TABLOIDBINTANG. COM – Bosan dengan rutinitas syahwat yang itu-itu saja, seringkali membina sejumlah pasangan mencoba hal-hal terakhir. Sayangnya, ide ini kadang meleset dan malah membuat hubungan dekat semakin tak menyenangkan. Hasil dengan tak sesuai rencana ini disebabkan kesalahan yang tanpa disadari bisa membawa pengaruh buruk pada karakter hubungan intim. Bahkan bisa siap kedua pasangan sama sekali tak sadar apa yang dilakukannya lupa.

Laman Ask Dan and Jennifer merinci 7 kesalahan yang tak disadari dalam berhubungan kental. Periksa baik-baik, jangan-jangan kesalahan tersebut juga terjadi dalam hubungan Anda bersama pasangan.

1. Takut atau malu memeriksa hal baru

Ingin memeriksa sesuatu yang baru tapi aib mengungkapkannya pada pasangan? Jangan kecil untuk mengungkapkan fantasi Anda, karena percayalah, pasangan juga menginginkan kejadian yang sama, kok. Sayangnya, pasangan sama-sama malu seperti Anda. Jika dua-duanya malu, bagaimana bisa berangkat?

2. Mendesak pasangan untuk berhubungan intim

Jika pasangan padahal lelah atau tidak mood perkara intim, Anda tak akan lulus memaksanya untuk bergumul panas pada ranjang.

Di sisi lain, jika gairah mulai menanjak, tubuh melepas adrenalin menuju cucuran darah. Zat inilah yang menyusun seseorang berenergi, selelah apapun.

Untuk mengaktifkan zat adrenalin dalam tubuh pasangan, beri kejutan pada si dia di masa tak terduga. Beri dia handjob atau blowjob di pagi keadaan, saat Mr. P masih dalam kondisi turn on�. Di saat-saat inilah hormon testosteron berada di level tertinggi.

Untuk hasil lebih maksimal, gunakan baju yang paling seksi, atau tanpa pakai apa-apa sama sekali.

3. Melewatkan foreplay

Main course memang lebih menggoda dari appetizer, begitu pula dalam urusan syahwat. Tapi tahukah Anda, foreplay berperan untuk membuat orgasme lebih intens. Memperlama waktu untuk berciuman, menyapu, dan memanjakan, dapat membuat ikatan intim lebih memuaskan.

Jadi, jangan buru-buru, nikmati quality time sebaik mungkin.

4. Menggunakan sex toys atau video porno

Tak sedikit pasangan yang menggunakan sex toys atau video porno untuk membangkitkan gairah & membuat hubungan intim tak prosais.

Sayangnya, tak penuh yang mengetahui bahayanya hal ini bagi kelangsungan hubungan intim. Kamu tak ingin pasangan lebih sifat nonton video daripada menjamah Anda kan? Begitu juga dengan si doi yang tak ingin melihat Kamu lebih menikmati gerakan sex toys dalam Miss V Anda ketimbang “jagoan�-nya.

5. Penetrasi = orgasme

Pria cenderung merasa tidak jantan jika tak mampu memuaskan wanita lewat intercourse. Tapi banyak pria yang tak tahu, wanita tak bisa orgasme hanya melalui penetrasi saja. Padahal, wanita lebih cepat orgasme jika dirangsang tempat klitorisnya. Ini kesempatan besar bagi Anda yang mendambakan oral syahwat dari si dia. Bilang selalu, “Kalau nggak di-oral, nanti saya nggak puas, lho”. �

6. Orgasme bersamaan

Daripada memaksakan diri untuk orgasme di zaman yang serupa dengan si dia, minta si dia untuk menahan ejakulasi dan mendahulukan orgasme Anda zaman. Saat Anda merasa segera orgasme, katakan pada pasangan, agar si dia segera bersiap-siap.

Wanita lebih sulit orgasme daripada pria. Begitu pula saat diminta untuk menahan semburan nafsunya. Adam dapat mengendalikan waktu ejakulasi, namun bagi wanita sulitnya minta bukan.

7. Mulia, dua, tiga, buka!

Oke, ada beberapa tahapan yang biasa Anda lakukan era berhubungan intim bersama pasangan. Kamu dan pasangan akan membuka baju, naik ke tempat tidur, bagian menyusul, dia mencium Anda, membelai Anda seadanya, lalu Anda tahu sendiri bagaimana akhirnya.

Menggunakan langkah-langkah rutin seperti ini rasanya membosankan. Cobalah luangkan zaman lebih lama untuk memecah tahapan-tahapan monoton ini.

Sisipkan sedikit variasi seperti memutar musik romantis dan buka pakaiannya sambil berdansa pelan, dapat menambah suasana baru dalam hubungan romansa. Jangan sampai tahapan 1, 2, 3 itu membuat kegiatan yang semestinya menyenangkan malah seperti formalitas semata.

Rekomendasi

About the author