Mengajarkan si Kecil Berenang Tanpa Harus ke Kolam Renang

Belajar renang bisa dilakukan tanpa harus ke kolam renang. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM –┬áSituasi pandemi membuat banyak orang tua tak nyaman untuk memanfaatkan fasilitas tambak renang umum. Padahal mengajarkan jiwa kecil berenang menjadi agenda dengan terbilang wajib bagi sebagai jatah life skill anak.

Langsung bagaimana mewujudkan cita-cita yang sebanding sementara kondisi serba terbatas? Sebab cukup langka keluarga yang memiliki kolam renang pribadi di rumahnya.

Tidak perlu kacau. Karena para ahli, seperti dilansir dari PopSugar , mengungkap bahwa belajar renang bisa dilakukan tanpa harus ke bak renang.

Pengampu bisa membuat tambak renang tiruan. Atau bisa juga menggunakan kolam plastik yang banyak di jual di pasaran sebagai sarana latihan renang.

Namun jika ide ini pula termasuk sulit diwujudkan, maka dengan Anda butuhkan hanya bak air dan shower. Inti dari pelajaran ini adalah terlebih dulu membiasakan anak nyaman dengan air.

Untuk bayi, Anda bisa mengajarkan mereka (ajak bayi untuk menirukan Anda) untuk menggembungkan amunisi saat air diguyurkan ke besar mereka hingga melalui wajah. Ini berguna sebagai latihan menahan napas.

Bayi juga bisa dituntun berjalan di atas tikar atau sofa yang empuk. Ini pengalaman yang serupa dengan melatih mereka berjalan dalam air saat dalam kolam renang.

Gunanya adalah kekuatan cengkeraman tangan & keseimbangan yang akan berguna kelak saat mereka berada di kolam renang sungguhan.

Jika menggunakan bak air, orang gelap bisa membantu anak terapung di dalam air. Tujuannya membiasakan anak secara sensasi air di belakang kuping. Lakukan beberapa sesi setiap kala latihan hingga anak merasa nyaman.

Untuk anak-anak berumur lebih besar, melatih mereka buat menenggelamkan wajah ke dalam tempat air, tentunya dengan pengawasan Anda, bisa jadi satu program pelajaran. Anak juga bisa menggunakan kacamata renang untuk melatih mata tetap terbuka saat berada dalam air.

Ketika sudah nyaman, anak bisa mencoba latihan tenggelam dalam bak air yang lebih besar. Teknik latihan yang dilakukan, menurut Chris DeJong, founder Big Blue Swim School, yaitu membuat gelembung atau mengembuskan napas dalam air selama 3 detik saat menenggelamkan wajah, lalu angkat wajah dan tarik napas cepat, lalu lakukan lagi 3 detik menenggelamkan wajah sambil mengembuskan napas dalam air.

Sedangkan latihan menendang dalam air bisa dilakukan dari atas tempat tidur atau sofa. Ajak anak membayangkan dirinya berada di tepian kolam, lalu lakukan gerakan menendang menggunakan kedua kaki.

Latihan berikutnya adalah membiasakan bernapas dalam kondisi kepala yang dimiringkan. Sambil berdiri, ajak anak untuk memiringkan kepalanya, lalu bernapas teratur dalam kondisi demikian.

Jika semua latihan dasar sudah dimaksimalkan era berada di rumah, kelak anak tidak akan terlalu kaget lagi saat berlatih renang sungguhan dalam kolam renang.

Rekomendasi

About the author