Pasangan Meninggal Dunia, Waspada Efek Kesedihan yang Berlarut-larut

Pasangan Meninggal Dunia, Waspada Efek Kesedihan yang Berlarut-larut

Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM – Ditinggal pasangan meninggal dunia pastilah sangat menyakitkan. Tak heran kalau kemudian kematian bagian disebut sebagai sumber sempurna stres kehidupan yang kerap membuat orang rentan kepada masalah-masalah selanjutnya, termasuk depresi, stres kronis, dan berkurangnya harapan hidup. Demikian dikutip dari laman Psychology Today.

Sementara cara kesedihan biasanya memakan masa berminggu-minggu atau berbulan-bulan mereda, sebagian kecil orang yang berduka mengalami gejala bertambah lama. Tragisnya bersedih mampu merugikan tubuh dan juga emosi Anda. Misalnya, Anda mungkin tidak memiliki ambisi makan atau kesulitan tidur.

Dalam banyak kasus, gejala-gejala ini bisa menyerupai kondisi kejiwaan yang lain seperti Major Depressive Disorder (MDD) sampai pada titik yang hampir mustahil bagi para profesional kesehatan moral untuk membedakan mereka.

Terkait hal ini, para psikolog dan psikiater diperingatkan untuk membedakan antara duka normal yang terpaut dengan kehilangan yang kaya dan diagnosis dari sepadan gangguan jiwa.

Faktanya, pertanyaan tentang dengan jalan apa mengatakan kesedihan yang lazim terlepas dari depresi patologis masih diperdebatkan dan kerap menimbulkan kekhawatiran tentang kesalahan diagnosa pasien yang kira-kira mendapat pengobatan yang salah.

Tapi, tak semua orang juga akan mengalami gejala yang sepadan setelah kehilangan pasangan. Penuh faktor mempengaruhi. Seperti apakah kematian pasangan itu tak terduga. Apakah pasangan tersebut meninggal karena kecelakaan ataupun karena penyakit yang periode, apakah pasangan itu tahu berpamitan?

Jenis hubungan yang dimiliki pasangan yang selamat dan meninggal dapat membuat perbedaan pula. Penelitian menunjukkan bahwa bagian janda yang sangat bersandar pada pasangan mereka bertambah mungkin untuk mengembangkan masalah dengan kecemasan sesudahnya. Pada sisi lain, kedekatan pernikahan yang kuat juga sanggup menyebabkan kesepian yang lebih besar bagi pasangan dengan masih hidup.

Rekomendasi

About the author