Si doi Sudah Melamar, Tapi Belum Tentu Menikahi Anda Jika Kelakuannya Seperti Ini

TABLOIDBINTANG. COM –┬áSedih banget, sih. Ternyata lamaran belum berarti tanda tenang akan berlangsungnya pernikahan ideal. Karena cukup banyak pria yang tidak lagi menyakralkan momen lamaran, kecuali hanya untuk memenuhi egonya semata.

Jadi Ladies , Anda tetap mesti waspada walau si dia sudah melamar Anda. Ada baiknya Kamu berpikir ulang soal rancangan pernikahan dan atau membatalkannya sekalian. Terutama jika sikap si doi masih seperti dengan diuraikan Your Tango beserta ini.

1. Dia masih kegenitan, suka menggoda wanita lain

Ini artinya dia belum final dalam mencari pendamping hidup. Masih menggoda berarti tempat masih membuka peluang ataupun terbuka dengan kemungkinan bagian baru. Jika bertahan dengannya, berarti Anda membuka muncul terhadap pernikahan yang bakal diwarnai perselingkuhan.

2. Anda membalas segala tagihan

Belum menikah, tapi Anda sudah terlibat dalam pembiayaan bersama. Atau bahkan membiayai dia. Duh, buang jauh-jauh saja pria sama dengan ini.

3. Sudah kontak fisik cukup jauh dan tempat tidak merasa harus bertanggung jawab

Intinya, jika sudah memperoleh seks tanpa harus menikah, buat apa menikahi Anda? Terutama jika hal itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Cepat tinggalkan saja dia. Percayalah akan ada seseorang yang baik di luar sana selama Anda juga sedia memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan yang sesuai.

4. Ada saja alasan untuk belum menetapkan tanggal ijab kabul

Seseorang yang terlalu banyak dalih, bahkan untuk urusan dengan penting, keseriusannya perlu dipertanyakan.

5. Sudah melamar, tapi Kamu tidak kunjung dekat secara keluarganya

Idealnya setelah lamaran merupakan mendekatnya keluarga besar sebab akan ada obrolan serius tentang pernikahan. Kedekatan dengan keluarganya juga menjadi istimewa agar Anda mengenal bertambah jauh mereka yang kelak akan menjadi keluarga Kamu juga. Jika ternyata si doi malah memasang jarak jarang Anda dan keluarganya, oleh karena itu perlu pikir-pikir lagi, deh.

enam. Anda merasa berjuang mati-matian hanya untuk dilamar

Jika hanya untuk mencapai tahap lamaran saja Anda merasa datang berjuang mati-matian, pertanyaan kepala, apakah yakin dia menyayangi Anda?

7. Tidak punya dasar terkait pernikahan

Setelah melamar, tak kunjung ada obrolan perkara rencana pernikahan yang real. Seperti mau di gedung mana, konsep seperti barang apa, maskawinnya apa, dan lain-lain.

8. Dia tipe yang tak menyukai pernikahan

Anda sering mendengar bahwa dia tidak menyenangi konsep pernikahan. Maka menjadi pertanyaan besar jika tempat melamar Anda.

9. Anda terang ada yang tidak beres dengan hubungan

Anda tahu jelas hubungan sebagai kekasih tak terlalu mulus dijalani. Maka mengapa harus maju tetap ke jenjang pernikahan? Bukankah ini sangat berisiko? Karena pernikahan tak menjamin hubungan otomatis indah dan langgeng.

10. Anda merasa harus memaksa dia berkomitmen

Tak seorang pun berhak memaksa atau dipaksa menikah. Jika ini dengan terjadi, baik Anda & dia sama-sama tidak berhak untuk menikah.

11. Anda merasa dia tidak mau menikahi Anda

Ini hanya akan diketahui jika Anda jujur pada diri Anda sendiri. Bila perasaan ini yang menyembul, maka beranilah untuk membatalkan hubungan.

About the author