Tanpa Panik Mom, Ternyata Cegukan Memiliki Manfaaat Penting untuk Bayi

Tanpa Panik Mom, Ternyata Cegukan Memiliki Manfaaat Penting untuk Bayi

Jangan Panik Mom, Ternyata Cegukan Punya Manfaaat Penting untuk Bayi

Kala bayi cegukan, orang tua lazimnya melakukan berbagai cara untuk menghentikannya. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM – Ketika bayi cegukan, orang tua biasanya melakukan berbagai jalan untuk menghentikannya. Mulai dari memberikan air minum hingga ada keyakinan menempelkan kertas basah di jidat bayi untuk menghentikan cegukan. Real, tahukah Anda bahwa cegukan ternyata memberikan manfaat untuk bayi?

Dalam penelitian yang dirilis di jurnal Neurofisiologi Klinis AS disebutkan bahwa cegukan sebenarnya mempunyai fungsi penting bagi bayi. Faktanya, para peneliti dari Universitas College London, Inggris, mengatakan bahwa cegukan dapat membantu bayi untuk memonitor dan mengatur sistem pernapasan dengan memicu kerja sinyal otak.

Dalam penelitiannya, para sarjana di Universitas College London mendokumentasikan aktivitas otak dari 13 budak baru lahir menggunakan elektroda electroencephalography (EEG) yang ditempatkan pada kulit kepala mereka. Untuk memantau ketika budak cegukan, sensor gerakan ditempatkan pada tubuh bayi.

Hasilnya, mereka menjumpai bahwa cegukan pada bayi memicu tiga gelombang otak, yang ketiga di antaranya mungkin membantu bayi belajar mengatur pernapasan dan melayani otot yang berkaitan dengan asimilasi, seperti diafragma.

“Aktivitas yang dihasilkan dari cegukan jadi membantu otak bayi untuk bersekolah bagaimana memonitor otot-otot pernapasan jadi akhirnya bernapas dapat dikendalikan dengan sukarela dengan menggerakkan diafragma ke atas dan ke bawah, ” kata Dr. Lorenzo Fabrizi Ph. D, peneliti senior di Universitas College London yang merupakan salah satu penulis utama studi tersebut.

Lorenzo Fabrizi membaca lebih lanjut, “Ketika kita dilahirkan, sirkuit yang memproses sensasi awak tidak sepenuhnya berkembang, sehingga pembentukan jaringan semacam itu merupakan pacak perkembangan yang penting bagi bayi baru lahir. ”

Tentu saja, meskipun cegukan lebih banyak terjadi pada bayi, hal itu akan terus terjadi sesudah melewati masa bayi, bahkan berlaku pada usia dewasam di mana pengaturan pernapasan dan kontrol otot sudah dikuasai. Namun, berbeda degan bayi, belum ada penelitian dengan membuktikan adanya manfaat cegukan di dalam orang dewasa.

Rekomendasi

About the author