Tersebut yang Suka Dilakukan Hessel Steven dan Rebecca Tamara di Letak Syuting

Tersebut yang Suka Dilakukan Hessel Steven dan Rebecca Tamara di Letak Syuting

TABLOIDBINTANG. COM – Syuting mematikan waktu panjang dan melelahkan. Selama menunggu bagiannya beradegan, biasanya para aktor dan aktris punya aktivitasnya sendiri, yang bisa menghibur ataupun membangun mood-nya, agar tidak bete dan merasa lelah. Kali ini, kita mau mengintip apa selalu, sih aktivitas para bintang Hati Putih Berkulit Merah (ANTV) dalam lokasi syuting? —khususnya saat cukup tidak beradegan di depan kamera.
Ini penuturan Hessel Steven (Denis) dari lokasi syuting Bawang Putih Berkulit Merah. “Saya gerangan, suka tidur. Hehehe. Tapi jika sama temen-temen di lokasi syuting tuh kita sempat punya kegiatan baru, ” ucap Hessel.

Sempat saat ramainya orang-orang bikin TikTok, Hessel, Rebecca Tamara dan Faradilla Yoshi memanfaatkan waktu break atau waktu menunggu pengambilan gambar dengan membuat konten TikTok. “Tapi kalau akhir-akhir ini, kita suka plank bareng atau gerak bareng selama 10 menit. Kadang sit up bareng, push up bareng, ” papar Hessel.

Plank ialah jenis olahraga untuk memperkuat perut, otot lengan, otot punggung, & otot kaki. Jenis olahraga itu efektif untuk mengencangkan otot perut, dan membuat postur tubuh lebih baik. Selain olahraga, lanjut Hessel, ya mereka memanfaatkan waktu untuk istirahat, seperti tidur, atau semata-mata merebahkan diri.

Serial Bawang Putih Berkulit Merah tayang perdana di ANTV pada 14 Januari 2020. Syutingnya sempat tertunda karena Pandemi Covid-19 yang merebak di bulan Maret. Namun memasuki tatanan normal gres, Juni lalu serial ini balik syuting. Serial ini berkisah mengenai Eliza dan Anna, dua saudari berbeda Ibu yang keduanya dibesarkan oleh Nora. Meskipun tumbuh beserta, keduanya memiliki sifat bertolak dapur. Anna tumbuh menjadi anak molek hati dan lemah lembut, sedangkan Eliza bersifat serakah dan barangkali iri. Sesuatu hal besar berlaku diantara mereka. Bagaimanakah nasib keduanya di serial ini? Ikuti tetap dong, kisahnya.

About the author